Hutan sedang sakit. Foto dok. Internet
Lambaian hutan terlihat sepanjang waktu
Menanti waktu dari pagi hingga siang
Siang menanti petang sebagai penopang
Lambaian hutan
Menanti disapa sebab rebah tak berdaya
Lambai-lambaian hutan bertuan dan tak bertuan
Terayu (di/ter) sapa para penjelma penderma
Tak jarang mengorbankan nyawa para makhluk tak terkecuali
satwa
Lambaian mesra para makhluk yang berdiam di habitat
Riuh menabuh karena pengaruh
Terlihat, melihat, tercatat
Tabuh pengaruh sebab akibat menyentuh
Lambaian Hutan memberi tanda
Panas terik, si jago merah lahap melahap
Sejuk dingin membeku tiada mereda
Aliran deras tak terbendung tumpah ruah menyerap
Sebab lambaian hutan
tak lagi ramah menyapa
Akan tetapi, sejatinya bukan hutan yang tak ramah
Karena sang pencipta mecipta untuk bersama
Beriring sejalan bukan untuk meresah atau memisah
Saatnya lambaian
hutan kembali disapa
Untuk membina mengira
Lambaian yang satu tumbuh menyatu
Sebagai harapan beribu asa demi anak cucu
Ketapang,Kalbar 30/3/2017
Petrus Kanisius

Comments
Post a Comment